Jurnal Pendidikan
Manfaat Penulisan Blog Bagi Kreativitas
Diana
Email : PutriDiana322@gmail.com
ABSTRAK
Artikel ini di tulis dengan tujuan
untuk mengetahui manfaat penulisan blog bagi kreativitas. Pada saat ini,
perkembangan Teknologi dan Informasi Komunikasi (TIK) di berbagai bidang
sangatlah pesat dan dilihat sebagai suatu keperluan dan juga kesempatan. Pada
bidang pendidikan bahasa Inggris, misalnya, perkembangan TIK dapat memberikan
dimensi baru kemampuan literasi bagi pembelajar; TIK mampu memberikan
kesempatan berkreasi bagi penulis-penulis muda. Kemampuan menulis yang baik
sangatlah penting bagi pembelajar kelak. Untuk mulai menulis, pembelajar bisa
mulai dari sesuatu yang sederhana dan informal, misalnya jurnal/diari kegiatan
sehari-hari. Namun, pembelajaran menulis saat ini masih dirasakan konvensional
dimana pengajar masih sering menyuruh pembelajarnya membuat suatu tulisan
langsung tanpa proses menulis. Seringkali topik yang diberikan terbatas
sehingga kurang menarik, tidak menantang eksplorasi, kehilangan unsur inovasi
dan kreasi. Bahkan, pengajarlah yang sering, selama ini, menjadi satu-satunya
pemeriksa dari tulisan pembelajar sehingga kurangnya umpan balik dan interaksi
dalam proses menulis tersebut. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan menulis pembelajar dengan
memanfaatkan TIK adalah dengan blog (jurnal online). Blog adalah sebuah jurnal
online dimana pembelajar bisa menulis apapun yang menurut mereka menarik,
mengeditnya, mempublikasikannya, dan bahkan membuatnya menjadi media agihan
(sharing) bagi semua yang terlibat didalamnya. Dipercaya bahwa menulis dengan
memanfaatkan blog dapat memberikan audiens yang nyata dan potensial untuk
perbaikan tulisan pembelajar, inovasi, eksplorasi, dan kreasi yang lebih baik,
memberikan interaksi yang lebih dinamis, kemampuan literasi yang lebih baik,
bahkan perkembangan bekerja dalam tim.
PENDAHULUAN
Dunia
pendidikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas masyarakat
Indonesia dan upaya untuk pengembangan ilmu pengetahuan khususnya kepada
generasi-generasi selanjutnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi telah begitu pesat pada jaman ini. Perkembangan ilmu yang terjadi
selama ini tidaklah berlangsung secara tiba-tiba, melainkan terjadi secara
bertahap. Perkembangan ilmu terjadi karena manusia selalu dihadapkan pada
tantangan alam, situasi dan kondisi yang memacu daya kreativitasnya.Selalu
terdapat dorongan untuk membuat manusia melangkah ke arah kemajuan dan dorongan
tersebut adalah rasa ingin tahu. Untuk itu, lembaga pendidikan sebagai suatu
institusi yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia diharapkan
mampu memberikan yang terbaik dengan melakukan terobosan berikut upaya
perbaikan dengan tujuan untuk peningkatan kualitas proses dan bentuk pendidikan
.
Untuk membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas diperlukan adanya dukungan seluruh komponen secara menyeluruh dan berkesinambungan. Perkembangan global saat ini menuntut adanya perkembangan dari segi kualitas sumber daya manusia (Nurkolis, 2002: 1). Dunia pendidikan Indonesia telah mengalami banyak transformasi, mulai dari metode, fokus, kurikulum, dan lainnya.
Untuk membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas diperlukan adanya dukungan seluruh komponen secara menyeluruh dan berkesinambungan. Perkembangan global saat ini menuntut adanya perkembangan dari segi kualitas sumber daya manusia (Nurkolis, 2002: 1). Dunia pendidikan Indonesia telah mengalami banyak transformasi, mulai dari metode, fokus, kurikulum, dan lainnya.
Blog (bentuk sederhana dari weblog)
adalah sebuah laman (situs) seseorang yang sering di update yang sering disebut
dengan jurnal (diari) online (Rouf dan Sopyan, 2007). Dewasa ini, blog
berkembang sangat pesat seiring perkembangan TIK di Indonesia. Hampir semua
orang memiliki blog, mulai dari artis, politikus, guru, dosen sampai mahasiswa
karena proses membuatnya sangatlah mudah. Dengan memiliki blog yang juga
berarti memiliki jurnal online, mahasiswa dapat menulis apapun yang mereka
senangi, dimana mereka bisa edit dan publikasikan sesering mereka mau, yang
juga bisa menjadi media agihan (sharing) bagi semua audiens, baik di dalam
kelas maupun di luar kelas, bahkan ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan
mengingat jurnal tersebut bersifat online. Sehubungan dengan peningkatan
kemampuan menulis, pemanfaatan media blog sangatlah sesuai dengan karakteristik
pembelajaran menulis. Dengan blog, mahasiswa bisa menulis apapun pada bagian
blog yang telah ada, termasuk memberi tambahan penekanan atau informasi dengan
media lain yang juga telah tersedia, seperti audio, video, atau link ke alamat
laman (situs) relevan lainnya. Secara teknis, membuat blog tidaklah sulit,
karena tidak memerlukan pengetahuan pemrograman.
rumit. Mahasiswa hanya tinggal mengisi
slot-slot yang sudah ada, seperti halnya mengetik, kemudian tinggal
dipublikasikan dan blog mereka sudah bisa dilihat oleh seluruh orang didunia.
Jika ada kesalahan, hal tersebut bisa langsung diperbaiki. Jadi, membuat blog
sangatlah mudah, sepanjang ada koneksi. Blog sebagai wadah curahan ide dan
tulisan mahasiswa akan sangat bermanfaat bagi mereka karena blog sebagai media
online mampu memberikan audiens riil bagi tulisan mahasiswa. Jika selama ini,
dosen adalah satu-satunya orang yang membaca tulisan mahasiswa, dengan media
blog, tulisan mereka dapat dibaca oleh teman-teman mereka, baik yang sekelas
maupun di luar kelas, bahkan di tempat-tempat lain, orang tua mereka, dan
mereka yang memiliki akses ke internet. Tanpa disadari, potensi audiens riil ini
memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan
hasil karya mereka yang terbaik. Diharapkan hal ini juga akan memberikan
motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis mahasiswa. Lebih
lanjut, sesuai dengan beberapa faktor yang telah disebutkan sebelumnya, blog
dipercaya akan sangat membantu peningkatan prestasi mahasiswa dalam
pembelajaran menulis.
v Manfaat
blog :
ü Blog
memberi latihan membaca ekstra bagi mahasiswa. Bacaan ini bisa diberikan oleh
dosen, mahasiswa lain dari kelas yang sama, atau luar kelas, dan jika melalui
blog, bisa dari orang-orang diseluruh dunia.
ü Blog
bisa sebagai jurnal online mahasiswa yang bisa dibaca oleh teman sekelasnya. Keuntungan
dari jurnal ini adalah arsip yang secara otomatis di buatkan oleh system blog
yang diikuti. Karena sifatnya yang terbuka, pemanfaatan blog mampu meningkatkan
minat dan jumlah audiens.
ü Blog
bisa menuntun mahasiswa ke sumber-sumber belajar lainnya yang tersebar dalam
jumlah yang melimpah disitus-situs lainnya. Untuk lebih menuntun mahasiswa pada
sumber belajar yang tepat dan sesuai dengan levelnya, dosen bisa memberi arahan
atau menggunakan blog tutornya sebagai portal sumber-sumber belajar bagi
mahasiswa.
ü Blog
mampu meningkatkan rasa saling percaya, mandiri, dan kerjasama antara mahasiswa
karena adanya aktivitas saling memberi komentar, saling mengisi informasi, dan
hal-hal lainnya yang menarik.
ü Blog
bisa memotivasi mahasiswa untuk menulis melalui sebuah proses.
Karena mereka menulis untuk dipublikasikan ke dunia luar, mereka akan secara otomatis lebih memikirkan segala aspek tulisannya sehingga secara tidak langsung akan memberikan latihan menulis bagi mahasiswa ke arah yang lebih baik.
Karena mereka menulis untuk dipublikasikan ke dunia luar, mereka akan secara otomatis lebih memikirkan segala aspek tulisannya sehingga secara tidak langsung akan memberikan latihan menulis bagi mahasiswa ke arah yang lebih baik.
Dengan
memanfaatkan blog sebagai media jurnal online dalam pembejaran menulis,
kompetensi menulis mahasiswa dapat ditingkatkan. Peningkatan kompetensi ini
diharapkan berimbas pada peningkatan kompetensi berbahasa Inggris mahasiswa
yang meliputi aspek-aspek keterampilan bahasa lainnya, yaitu menyimak, membaca,
dan berbicara serta komponen-komponen bahasa, seperti pelafalan, struktur,
pilihan kata, kosakata, dan lainnya. Dengan meningkatnya kemampuan berbahasa
Inggris mahasiswa, diharapkan kualitas pembelajaran dapat meningkat.
KAJIAN TEORI
Dengan pemanfaatan TIK,
kemampuan mahasiswa dapat ditingkatkan karena kegiatan yang dilakukan sangat
beragam, bisa diperluas, dan bersifat riil. Pelgrum (1996) menyatakan bahwa TIK
dapat membantu mahasiswa untuk :
·
menggunakan berbagai strategi untuk
mengeksplorasi perbedaan, persamaan, dan koneksi/hubungan secara dinamis,
·
menjelaskan teks secara inovatif,
·
memperkaya atau memperluaskonteks pembelajaran
literasi,
·
melihat teks dari sudut pandang alternatif/yang
berbeda,
·
menggunakan teknik-teknik analitis dan kritis,
·
menyusun dan memproses teks dan data lebih cepat
dan efisen,
·
menyusun dan mengatur teks dan data dengan
menggunakan kombinasi kata, gambar, suara, dan hiperteks(multimedia)
·
menyimpan rekaman, mengedit, dan mengadaptasi
pekerjaan dengan lebih cepat dan efisien,
·
menyimpan bukti-bukti proses editing sehingga
dapat diteliti atau uji kembali jika diperlukan
·
melatih kemampuan untuk menggunakan media dan desain
yang sesuai untuk membuat sesuatu.
tulisan atau kegiatan lainnya
agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Mengingat perkembangan dan manfaatnya, saat ini, banyak sekolah-sekolah dan lembaga lainnya telah memanfaatkan TIK sebagai alat untuk mempromosikan pembelajaran, baik untuk meningkatkan kompetensi, merespon perkembangan kemampuan seseorang, dan hal-hal lainnya untuk pembelajaran yang lebih efektif. Jager and Lokman (1999) menambahkan bahwa proses pembelajaran, standar asesmen, dan kompetensi dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan TIK dalam proses belajar mengajar. Sehubungan dengan pembelajaran menulis, Goldberg, dkk. (2003) menyatakan bahwa menulis dengan menggunakan komputer and memanfaatkan media TIK dapat meningkatkan jumlah tulisan mahasiswa, sekaligus kompetensi menulis mereka mengingat mereka diberikan kesempatan untuk menulis dan mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman mereka secara kreatif dan inovatif.
Mengingat perkembangan dan manfaatnya, saat ini, banyak sekolah-sekolah dan lembaga lainnya telah memanfaatkan TIK sebagai alat untuk mempromosikan pembelajaran, baik untuk meningkatkan kompetensi, merespon perkembangan kemampuan seseorang, dan hal-hal lainnya untuk pembelajaran yang lebih efektif. Jager and Lokman (1999) menambahkan bahwa proses pembelajaran, standar asesmen, dan kompetensi dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan TIK dalam proses belajar mengajar. Sehubungan dengan pembelajaran menulis, Goldberg, dkk. (2003) menyatakan bahwa menulis dengan menggunakan komputer and memanfaatkan media TIK dapat meningkatkan jumlah tulisan mahasiswa, sekaligus kompetensi menulis mereka mengingat mereka diberikan kesempatan untuk menulis dan mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman mereka secara kreatif dan inovatif.
KERANGKA PIKIR DAN PEMBAHASAN
Mengingat pesatnya perkembangan TIK dewasa ini, tidak ada salahnya jika jika fitur atau tools TIK yang relevan diterapkan pada pembelajaran bahasa Inggris. Salah satunya tools online yang gratis yang dapat dimanfaatkan dalam kemampuan menulis adalah blog (jurnal online). Seperti telah disampaikan sebelumnya, blog dapat berfungsi sebagai jurnal seseorang dimana pemilik blog bisa mengekspresikan ide dan perasaannya melalui media tersebut dan dipublikasikan online. Sesuai dengan karakteristiknya, blog juga bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran, khususnya menulis. Dalam pembelajaran menulis di kelas, mahasiswa diberikan suatu wadah untuk berekspresi dan berinteraksi dengan dosen, teman-temannya, dan orang-orang lainnya yang memiliki ketertarikan dan akses yang sama. Mereka akan memiliki blog mereka sendiri untuk kemudian digunakan sebagai media menulis esai mereka. Melalui proses pembelajaran menulis yang sangat menekankan pada PROSES menulis (outline, revisi, draft, revisi, final writing) di kelas dan online yang secara simultan dilakukan, media blog (jurnal online) sebagai media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dalam pembelajaran menulis.Telah disampaikan sebelumnya bahwa terdapat langkah-langkah membuat blog degan penyedia dari multiply. Setelah blog dibuat, hal selanjutnya yang perlu disampaikan adalah bagaimana memanfaatkan media blog dalam pembelajaran menulis. Dengan menekankan pada PROSES menulis, pembelajaran menulis berbantuan blog haruslah memperhatikan 5 hal, yaitu:
1. pembuatan
blog
2. proses
pembuatan outline
3. proses
membuat outline
4. proses
revision
5. proses
publikasi ke media blog (jurnal online)
KESIMPULAN DAN SARAN
Dalam era
globalisasi dewasa ini, TIK berkembang dengan pesat di berbagai bidang, salah
satunya pada bidang pendidikan. Seiring dengan perkembangan dan tuntutan jaman,
seseorang dituntut untuk mampu dan memiliki kualitas serta kemampuan kompetitif
dalam hidupnya. Dalam bidang pendidikan, tuntutan semacam ini membuat berbagai
hal, tantangan sekaligus kesempatan untuk berkembang dan berkreasi.
Pembelajaran bahasa Inggris adalah salah satu dalam bidang pendidikan yang
menuntut hal seperti ini. Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan
penting yang harus dikuasai dengan baik oleh seseorang yang belajar bahasa
Inggris. Dengan memiliki kemampuan menulis; menuangkan ide dan pikiran dalam
tulisan dengan baik dan efektif, seseorang dapat dikatakan telah mampu
memanfaatkan peluang sekaligus mengatasi tantangan. Namun, kegiatan menulis
tidaklah semudah yang dibayangkan jika dilakukan tidak dengan suatu proses dan
jika memungkinkan, pemanfaatan suatu media inovatif. Salah satu media yang bisa
dimanfaatkan dalam pembelajaran menulis adalah media blog atau jurnal online.
Sederhananya, blog adalah sebuah halaman web seseorang yang sering di update
yang sering disebut dengan jurnal online. Blog atau jurnal online diyakini
dapat membantu mahasiswa menulis apapun yang mereka senangi, dimana mereka bisa
edit dan publikasikan sesering mereka mau, yang juga bisa menjadi media agihan
(sharing) bagi semua audiens, baik di dalam kelas maupun di luar kelas, bahkan
ke luar negeri yang tidak bisa dibayangkan mengingat jurnal tersebut bersifat
online. Sehubungan dengan peningkatan kemampuan menulis, pemanfaatan media blog
sangatlah sesuai dengan karakteristik pembelajaran menulis. Mahasiswa bisa
menulis apapun pada bagian blog yang telah ada dan informasi lainnya di slot
lainnya yang tersedia. Dalam penerapannya, satu hal yang paling penting diingat
untuk dilaksanakan adalah adanya PROSES menulis, mulai dari pembuatan outline,
revisi, pembuatan draft tulisan, revisi, sampai suatu tulisan final bisa
dihasilkan. Sehubungan dengan pemanfaatan blog sebagai media jurnal online
dalam pembelajaran menulis adalah 1)pembuatan blog, 2) proses membuat outline,
3) proses membuat draft, 4) proses revision, dan 5) proses publikasi ke media
blog (jurnal online).Beberapa keuntungan dari pemanfaatan blog dalam
pembelajaran menulis adalah bahwa blog mampu memberikan audiens riil bagi
tulisan mahasiswa. Dosen, bersama-sama dengan teman-teman mereka, baik yang
sekelas maupun di luar kelas, bahkan di tempat-tempat lain, orang tua mereka,
dan mereka yang memiliki akses ke internet bisa melakukannya. Tanpa disadari,
potensi audiens riil ini memberikan ‘tuntutan’ sekaligus kesempatan bagi mahasiswa
untuk menunjukkan hasil karya mereka yang terbaik. Diharapkan hal ini juga akan
memberikan motivasi yang lebih baik bagi peningkatan kompetensi menulis
mahasiswa. Selain mampu memberikan audiens yang nyata danpotensial untuk
perbaikan tulisan pembelajar, blog juga diyakini dapat memberikan nuansa
inovasi, eksplorasi, dan kreasi yang lebih baik bagi tulisan mahasiswa. Juga,
blog mampu memberikan interaksi yang lebih dinamis, kemampuan literasi yang
lebih baik, bahkan perkembangan bekerja dalam tim. Mengingat keuntungannya,
disarankan bahwa pengajar pembelajaran menulis, baik tataran paragraph sampai
pembuatan esai atau report, bisa memanfaatkan media blog atau jurnal online
dalam kegiatan menulisnya. Kegiatan menulis dengan memanfaatkan blog mesti memperhatikan
tahapan-tahapan aktivitas menulis sehingga hasil yang lebih optimal bisa
tercapai. Jika memungkinkan atau diharuskan, modifikasi sesuai dengan situasi
dan kondisi tertentu bisa dilakukan. Namun, perlu juga diperhatikan bahwa
proses atau kegiatan menghasilkan suatu tulisan yang baik tidaklah mudah,
bahkan dengan menggunakan media apapun. Dengan demikian, diusahakan agar
pemanfaatan media ini dalam pembelajaran menulis tidak sampai memberatkan,
misalnya dari segi teknis aplikasi TIK, segi situasi kelas, jumlah kelas,
jumlah mahasiswa yang diajar, akses dan fasilitas, dan sebagainya. Pengajar
mesti memahami betul teknis pengelolaan dan pemanfaatan aplikasi TIK agar tidak
menyulitkan. Hal ini mungkin terjadi karena keterbatasan sebagai manusia. Dari
segi situasi kelas dan mahasiswa, diharapkan agar proporsional sehingga tidak
memberatkan, utamanya dalam proses umpan balik dan koreksi karena gabungan
kegiatan face to face (FTF) dan online bisa membantu atau memberatkan. Hal-hal
tersebut, jika diantispasi dari awal, tentu akan sangat membantu pencapaian
kualitas pembelajaran menulis yang lebih baik. Demikian juga, prestasi dan
motivasi mahasiswa diyakini akan dapat ditingkatkan.
DAFTAR PUSTAKA
2005. Education and ICT. Tersedia di UNESCO-CI.htm.
Diakses pada 12Agusutus 2007.
2006. BSNP Tegaskan Dinas Pendidikan Tidak Campuri Penyusunan
Kurikulum. http://www.hariannasib.com. Diakses pada 17 September 2006.
Ames, C., & Ames, R. 1989. Research in Motivation in Education. San Diego:
Academic Press.
Campbell, A. P. (2003, February). “Weblogs for use with ESL classes.” The Internet
TESL Journal, Vol. IX, No. 2. Dari http://iteslj.org/Techniques/Campbell-
Weblogs.html.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar